Garudaxpose.com | Probolinggo – Upaya memperkuat sektor ekonomi kreatif dan memperluas pemasaran produk unggulan daerah terus dilakukan di Kota Probolinggo. Salah satunya melalui peresmian Griya Arumanis Boutique, Dapur Pandalungan, dan pusat oleh-oleh Manalagi yang resmi beroperasi di Jalan dr. Saleh, Kota Probolinggo, Rabu (3/6).
Peresmian pusat oleh-oleh dan kuliner tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin bersama Ketua TP PKK Kota Probolinggo dr. Evariani. Turut hadir Sekretaris Daerah Budiono Wirawan, Wakil Ketua II DPRD Kota Probolinggo Santi Wilujeng, anggota DPRD, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah, camat, hingga lurah se-Kota Probolinggo.
Kehadiran fasilitas baru ini diharapkan menjadi sarana promosi sekaligus pemasaran bagi produk-produk unggulan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Berbagai produk khas daerah dipasarkan di lokasi tersebut, mulai dari makanan olahan, minuman khas, batik, produk fesyen, hingga aneka kuliner tradisional.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemilik Griya Arumanis Boutique dan Dapur Pandalungan, Masda Putri Amelia, menjelaskan bahwa konsep Dapur Pandalungan dirancang untuk mengangkat kekayaan kuliner khas Probolinggo yang selama ini dikenal sebagai wilayah pesisir dengan hasil laut melimpah.
Menurutnya, sajian yang ditawarkan tidak hanya berorientasi pada bisnis kuliner, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun identitas daerah melalui makanan khas yang memiliki karakter kuat dan mudah dikenali masyarakat maupun wisatawan.
“Kami ingin menghadirkan menu yang mencerminkan kekhasan Kota Probolinggo. Potensi hasil laut yang besar menjadi inspirasi utama dalam pengembangan menu-menu unggulan yang kami sajikan kepada pengunjung,” ujar Masda.
Selain itu, pihaknya berharap keberadaan pusat oleh-oleh tersebut dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas bagi para pelaku UMKM sehingga produk lokal semakin dikenal dan memiliki daya saing yang lebih baik.
Sementara itu, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin memberikan apresiasi atas hadirnya pusat kuliner dan oleh-oleh yang dinilai mampu memperkuat citra daerah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Ia menilai konsep yang mengedepankan potensi hasil laut sebagai identitas kuliner daerah merupakan langkah positif dalam membangun daya tarik Kota Probolinggo di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
“Keberadaan pusat oleh-oleh, butik, dan kuliner yang memasarkan produk-produk UMKM seperti ini memiliki peran strategis dalam memperkenalkan potensi daerah sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat,” katanya.
Aminuddin juga mengajak seluruh masyarakat untuk lebih mencintai dan menggunakan produk-produk lokal sebagai bentuk dukungan nyata terhadap perkembangan UMKM daerah.
Menurutnya, semakin berkembang usaha lokal, maka semakin besar pula kontribusi yang diberikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi Kota Probolinggo.
Setelah prosesi peresmian selesai, wali kota bersama para tamu undangan berkeliling meninjau area usaha. Mereka melihat langsung berbagai produk unggulan UMKM yang dipasarkan serta mencicipi sejumlah menu khas yang menjadi andalan Dapur Pandalungan.
Kehadiran pusat oleh-oleh dan kuliner tersebut diharapkan dapat menjadi destinasi baru bagi masyarakat maupun wisatawan yang ingin menikmati produk khas sekaligus mengenal lebih dekat potensi ekonomi kreatif Kota Probolinggo.
Penulis : Septyan Dwi Cahyo










