Dandim 0418/Palembang Hadiri Rakor Pengendalian Kebakaran Hutan Kebun dan Lahan Sumatera Selatan Tahun 2026

- Penulis

Jumat, 24 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudaxpose.com | PALEMBANG – Komandan Kodim (Dandim) 0418/Palembang Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Kebakaran Hutan, Kebun, dan Lahan (Karhutla) Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026 yang digelar di Auditorium Graha Bina Praja, Jalan Kapten A. Rivai, Palembang, Jumat (24/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, serta Kapolda Sumsel Sandi Nugroho, bersama unsur Forkopimda, kepala daerah, dan berbagai instansi terkait.

Rakor diawali dengan paparan kondisi cuaca oleh BMKG Sumsel, dilanjutkan laporan Komandan Operasi Karhutla serta arahan Gubernur Sumatera Selatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dandim 0418/Palembang Kolonel Arh Erik Novianto menegaskan bahwa TNI, khususnya melalui Babinsa, siap berada di garis terdepan dalam upaya pencegahan Karhutla.

“Babinsa akan terus kita dorong untuk aktif di lapangan, melakukan sosialisasi kepada masyarakat serta deteksi dini di wilayah binaan. Pencegahan harus menjadi prioritas utama sebelum kebakaran terjadi,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga wilayah Sumatera Selatan tetap bebas dari kabut asap.

“Penanganan Karhutla tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Harus ada kerja sama dan koordinasi yang kuat antar semua pihak, termasuk masyarakat sebagai garda terdepan di lingkungan masing-masing,” tambahnya.

Dalam rakor tersebut, disampaikan bahwa wilayah rawan Karhutla seperti OKI, Banyuasin, Musi Banyuasin, dan Ogan Ilir menjadi perhatian utama, terutama pada lahan gambut.

Upaya pencegahan juga diperkuat dengan pemanfaatan teknologi seperti drone monitoring, dashboard pemantauan hotspot, serta penggunaan cairan BIOS 44 untuk menjaga kelembapan lahan.

Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru menegaskan bahwa seluruh pihak harus serius dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan.

“Zero fire adalah harga mati. Tidak boleh ada lagi pembakaran lahan, baik oleh masyarakat maupun perusahaan,” tegasnya.

Ia juga menginstruksikan penguatan peran Masyarakat Peduli Api (MPA) serta patroli rutin di wilayah rawan kebakaran.

Sinergi Jadi Kunci
Rakor ini bertujuan menyatukan langkah seluruh stakeholder sebelum memasuki puncak musim kemarau 2026. Kesiapan sarana prasarana, personel, serta edukasi kepada masyarakat menjadi fokus utama dalam mencegah terjadinya Karhutla.

Dengan koordinasi yang kuat, diharapkan Sumatera Selatan dapat terhindar dari bencana kabut asap dan menjaga kualitas lingkungan tetap baik bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati, DPRD dan Kapolres Muba Kompak Cari Solusi Minyak Rakyat, Legalisasi Jadi Bahasan
Kepala KPPN teguh irwono piagam langsung di terima sama Wakapolres Kompol A.Effan Sulaiman jember
Dua Kali Seminggu Cuci Darah, Nasib Siti Junita Akhirnya Jadi Perhatian Pemkab Tangerang
HASIBUAN MAMPU SULAP TITIK SAMPAH JADI TAMAN DI DEPAN TK NEGERI BARUMUN
Sejak 2011, Beasiswa Pemkab Banyuwangi Bantu 3.920 Mahasiswa
Noor Arief Prasetyo terpilih Aklamasi sebagai ketua umum KJJT indonesia  
KASAT RESKRIM POLRES PADANG LAWAS TABUH GENDERANG, BERANGKATKAN GERAKAN BERSIHKAN PASAR DARI SPEKULASI DAN KECURANGAN PANGAN
Pererat Sinergi, Kepala Rutan Kelas I Palembang Audiensi dengan Pemerintah Kota Palembang

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:11 WIB

Bupati, DPRD dan Kapolres Muba Kompak Cari Solusi Minyak Rakyat, Legalisasi Jadi Bahasan

Rabu, 9 September 2026 - 14:06 WIB

Kepala KPPN teguh irwono piagam langsung di terima sama Wakapolres Kompol A.Effan Sulaiman jember

Rabu, 9 September 2026 - 10:55 WIB

Dua Kali Seminggu Cuci Darah, Nasib Siti Junita Akhirnya Jadi Perhatian Pemkab Tangerang

Rabu, 9 September 2026 - 07:12 WIB

HASIBUAN MAMPU SULAP TITIK SAMPAH JADI TAMAN DI DEPAN TK NEGERI BARUMUN

Rabu, 9 September 2026 - 02:05 WIB

Sejak 2011, Beasiswa Pemkab Banyuwangi Bantu 3.920 Mahasiswa

Berita Terbaru