Gubernur Koster Sukses Perjuangkan Pembanguan Strategis Bali

- Penulis

Rabu, 22 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


“Melalui Audensi Gubernur Bali Wayan Koster dengan Kementerian PPN, Perhubungan, PU dan Lingkungan Hidup Membuahkan Hasil” Mari Baca Berita Selengkapnya perjuangan Gubernur Koster di Jakarta


Garudaxpose.com | Jakarta – Pemerintah Provinsi Bali telah melakukan audiensi dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN), Menteri Perhubungan, Menteri Pekerjaan Umum, bahkan dengan Menko Bidang Pangan telah dilaksanakan penandatangan nota kesepahaman pembangunan PSEL dan penadatangan ini dilakukan oleh Gubernur Bali Wayan Koster, Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Bupati Badung Wayan Arnawa, Danantara Indonesia, dan pihak operator PSEL yang diputuskan langsung pihak Danantara dan penandatangan disaksikan oleh Menko Pangan, Menteri Lingkungan Hidup, Wamendagri, Dirut PLN, serta Wadirut Pelindo di Kantor Menko Bidang Pangan, Selasa (21/4) kemarin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur Bali, Dr. Ir. Wayan Koster, M.M., mengatakan audiensi tersebut merupakan tindaklanjut dari Keputusan Rapat Kerja Komisi V DPR RI dengan Menteri PU, Menteri Perhubungan, dan Gubernur Bali pada 8 April 2026 lalu yang membahas percepatan pembangunan Infrastruktur pendukung pariwisata Bali.

“Maka Menteri PU dan Menteri Perhubungan serta dukungan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional telah memastikan terhadap prioritas pembangunan infrastruktur yang kami usulkan sesuai Keputusan Rapat Kerja Komisi V DPR RI secara bertahap mulai 2026 diawali dengan studi dan perencanaan serta dilanjutkan pembangunan fisik,”papar Gubernur Koster.

Gubernur Jebolan ITB ini juga mengatakan, bahwa Menteri PU telah menegaskan pada 2026-2027 sudah dimulai pembangunan jalan underpas Jimbaran Badung, pembangunan gedung parkir Pura Ulun Danu Batur, pembangunan jembatan Nusa Ceningan-Nusa Lembongan, jalan shorcut titik 11 dan 12 Singaraja-Mengwitani, dan lanjutan pembangunan Embung Unda Klungkung serta pembangunan jaringan air minum dan irigasi dari Bendungan Telagawaja untuk masyarakat di kecamatan Kubu, Karangasem.

 

“Dengan demikian Menteri Perhubungan juga menegaskan pada 2026-2027 sudah mulai membangan transportasi taksi laut menghungkan Bandara Ngurah Rai ke Nusa Dua-Canggu Badung, pengembangan pelabuhan Celukan Bawang menjadi pelabuhan logistik, penumpang, dan pariwisata di Buleleng. Termasuk pengembangan pelabuhan Padangbai menjadi pelabuhan logaistik, penumpang, dan pariwisata. Begitu pula pembangunan pelabuhan logistik di wilayah Amed Karangasem, dan pembangunan pelabuhan Gunaksa Klungkung,”urai Gubernur Koster.

Dikatakan Gubernur Koster, bahwa Menteri Perhubungan telah menyetujui usulan Gubernur Bali untuk memisahkan transportasi logistik dan kendaraan penumpang. Transporasi kendaraan logistik dari Ketapang langsung ke Pelabuhan Celukan Bawang, pelabuhan Amed, atau Gunaksa sesuai tujuan. Jadi jalur Gilimanuk-Mengwi hanya untuk kendaraan penumpang untuk mengurangi jumlah kendaraan, sehingga akan mengurangi kemacetan dan resiko terhadap kenyamanan dan keamanan.

“Disamping itu pula pembangunan infrastruktur jalan underpas Jimbaran Badung akan mengurangi kemacetan wilayah Badung Selatan. Sementara pembangunan gedung parkir Pura Ulun Danu Batur akan mengurangi kemacetan jalur Singaraja-Batur-Besakih dan jalur Gianyar-Klungkung-Batur,”tegas Gubernur asal Sembiran Buleleng ini.

Gubernur Bali dua periode juga mengatakan pembangunan infrastruktur penghubung antar kabupaten dan pembangunan sarana prasarana strategis akan berlanjut 2028, 2029,dan 2030 untuk mengatasi kemacetan di Bali. “Agar kebijakan kit ini dapat berdampak pada munculnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru dalam rangka pemerataan, pemerataan pembangunan antar wilayah Bali utara, selatan, timur, barat dan Tengah,”ucap Gubernur Koster.

Kata Gubernur Koster, sementara untuk pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik(PSEL) berbasis teknologi ramah lingkungan dipastikan akan dilakukan di Provinsi Bali dan peletakan bantu pertama pembangunan direncanakan pada hari baik pada tgl 8 Juli 2026. Pembangunan dilakukan selama 15 bulan, target selesai bulan Oktober 2027, dan mulai beroperasi Desember 2027.

“Jadi pengolahan sampah menjadi PSEL akan mampu mengolah sampah minimum 1200 ton perhari,sebanyak 700 ton perhari dari Denpasar dan 500 ton perhari dari Badung dan perlu kita tegaskan bahwa sampah harus dipilah agar PSEL menjadi beroperasi dengan efisien dan menghasilkan energi secara optimal. Karena energi listrik akan dibeli langsung oleh PT PLN menjadi sumber energi ramah lingkungan,”pungkas mantan anggota DPR-RI ini. (Gustra).


 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel garudaxpose.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Buka Pelatihan Kepemimpinan Administrator, Sekjen ATR/BPN: Butuh Pejabat Penggerak Organisasi yang Hasilkan Kerja Berdampak bagi Masyarakat
Pemerintah Bali Lakukan Penutupan Akses Sistem OSS Terhadap Sejumlah KBLI Kategori Risiko Rendah
BPJS Ketenagakerjaan Apresiasi Program Jaminan Sosial Gubernur Koster Bagi Rohaniawan
Wamen ATR/Waka BPN: RTR dan RDTR Jadi Kompas Pembangunan di Bali
Buka Penyusunan RKA-KL 2027, Sekjen ATR/BPN Instruksikan untuk Utamakan Transformasi Layanan Pertanahan dan Penataan Ruang
Terbitkan Surat Edaran Percepatan Sertipikasi Tanah MBR, Menteri Nusron: Manfaat Program Pemerintah Dapat Dirasakan Secara Utuh
Rakor Pembangunan Wilayah Bali Sinkronkan Langkah Pusat dan Daerah
Lantik 78 Pejabat Struktural, Wamen Ossy: Rotasi dan Promosi Jabatan Bentuk Birokrat yang Adaptif

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:45 WIB

Buka Pelatihan Kepemimpinan Administrator, Sekjen ATR/BPN: Butuh Pejabat Penggerak Organisasi yang Hasilkan Kerja Berdampak bagi Masyarakat

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:35 WIB

Pemerintah Bali Lakukan Penutupan Akses Sistem OSS Terhadap Sejumlah KBLI Kategori Risiko Rendah

Rabu, 22 Juli 2026 - 00:49 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Apresiasi Program Jaminan Sosial Gubernur Koster Bagi Rohaniawan

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:00 WIB

Wamen ATR/Waka BPN: RTR dan RDTR Jadi Kompas Pembangunan di Bali

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:33 WIB

Buka Penyusunan RKA-KL 2027, Sekjen ATR/BPN Instruksikan untuk Utamakan Transformasi Layanan Pertanahan dan Penataan Ruang

Berita Terbaru

TNI POLRI

Kodim 0510/Trs Resmikan Jembatan Penghubung Aramco

Kamis, 23 Jul 2026 - 14:32 WIB