Wartainsumsel.com | Lampung, – PT Pegadaian kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan generasi muda melalui peresmian The Gade Creative Lounge (TGCL) di Universitas Lampung.
Peresmian dilakukan oleh Pemimpin Wilayah PT Pegadaian bersama Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Lampung, Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A.
TGCL Universitas Lampung menjadi TGCL ke-30 yang dihadirkan Pegadaian di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Kehadiran ruang kreatif ini menandai langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan dunia industri. TGCL merupakan ruang kolaboratif modern yang dirancang untuk mendorong kreativitas, inovasi, dan penguatan keterampilan mahasiswa melalui kegiatan diskusi, pengembangan ide, kegiatan riset, dan aktivitas produktif lainnya. Ruang ini juga menjadi fasilitas yang representatif untuk mendukung pengembangan soft skill mahasiswa di luar kelas perkuliahan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagai bagian dari sinergi pendidikan dan industri, serta bentuk nyata dukungan Pegadaian terhadap dunia kampus, TGCL diharapkan tidak hanya menjadi ruang berkumpul, tetapi juga sebagai tempat lahirnya karya mahasiswa yang berdampak positif bagi masyarakat.
Novryandi selaku Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel menyampaikan bahwa TGCL bukan sekadar ruang fisik, tetapi ekosistem kolaboratif yang dirancang untuk mendorong kreativitas dan daya saing generasi muda.
“The Gade Creative Lounge kami hadirkan sebagai ruang bertumbuh bagi mahasiswa. Ini bukan hanya fasilitas, tetapi ruang kolaborasi antara kampus dan industri, tempat lahirnya ide, inovasi, dan solusi nyata bagi masyarakat. Kami ingin generasi muda tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara literasi keuangan dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ujar Novryandi. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa melalui TGCL, Pegadaian membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan Universitas Lampung, mulai dari program beasiswa, riset terapan, penguatan literasi dan inklusi keuangan, hingga pengembangan kewirausahaan dan inovasi sosial.
“TGCL ini adalah bentuk kepedulian Pegadaian terhadap lingkungan kampus. Kami yakin kampus adalah tempat lahirnya pemikiran kritis dan calon pemimpin bangsa. Melalui TGCL ini, kami ingin mendorong mahasiswa agar melek investasi sejak dini, memahami pengelolaan keuangan, serta membangun masa depan yang lebih mandiri secara finansial,” terang Novryandi dalam acara peresmian.
Sementara itu, Prof. Dr. Ayi Ahadiat menyambut baik kehadiran TGCL sebagai ruang kolaboratif yang mendukung pengembangan mahasiswa di luar ruang kelas.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada PT Pegadaian atas kehadiran The Gade Creative Lounge di kampus kami. Ruang ini akan sangat membantu peningkatan daya saing dan kemampuan mahasiswa, khususnya dalam hal kolaborasi, kreativitas, serta keterampilan non-akademik yang sangat dibutuhkan di era modern ini,” kata Prof. Ayi.
Dalam mendukung peran Creative Lounge bagi generasi muda, Pegadaian juga menghadirkan berbagai produk dan program yang relevan seperti Tabungan Emas, KUR Syariah, serta investasi emas yang aman dan mudah diakses. Selain itu, layanan digital melalui aplikasi Tring! turut memperkuat aksesibilitas layanan keuangan bagi mahasiswa dan masyarakat luas.
Melalui sinergi ini, Pegadaian berharap literasi keuangan generasi muda semakin kuat sehingga mampu membuat keputusan finansial yang bijak, terhindar dari pinjaman ilegal maupun investasi bodong, serta tumbuh menjadi individu yang mandiri dan berdaya saing menuju Indonesia Emas. TGCL Universitas Lampung menjadi bagian dari jaringan ruang kreatif Pegadaian yang telah hadir di berbagai perguruan tinggi di Indonesia, sebagai langkah strategis untuk memperluas edukasi finansial terhadap generasi muda serta mendorong lahirnya talenta unggul yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global.
###
Tentang Pegadaian
PT Pegadaian didirikan di Kota Sukabumi, Jawa Barat pada 1 April 1901. Tak hanya bergerak di Industri Gadai, Pegadaian kini bertransformasi menjadi lembaga keuangan inklusif yang menyediakan beragam produk dan layanan finansial. Sejak tahun 2021, Pegadaian tergabung dalam Holding Ultra Mikro (UMi) bersama BRI dan PNM, berkomitmen penuh dalam mendukung UMKM naik kelas.
Pegadaian kini mengukuhkan posisinya sebagai pelopor Layanan Bank Emas di Indonesia dengan produk terlengkap, sejak resmi mengantongi izin yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Desember 2024. Melalui surat tersebut, Pegadaian dapat melakukan kegiatan usaha Bulion yang meliputi Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi maupun Perdagangan Emas.
Selain Layanan Bank Emas, Pegadaian juga memiliki ragam produk investasi emas yang mudah diakses masyarakat, seperti Tabungan Emas, Cicil Emas, dan Arisan Emas, serta produk pembiayaan yang lengkap (Haji & Umroh, Kredit Mikro, Kredit Kendaraan, hingga KUR Syariah).
Seluruh produk dan layanan Pegadaian dapat diakses melalui Outlet, Agen Pegadaian, serta aplikasi Tring! by Pegadaian yang dirancang dengan fokus pada pengembangan ekosistem emas dan transformasi digital, untuk memberikan kemudahan, kecepatan dan kenyamanan dalam bertransaksi finansial bagi masyarakat.
Sebagai lembaga pembiayaan sosial, Pegadaian juga berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat melalui layanan keuangan yang inklusif, menciptakan dampak positif bagi komunitas, dan meningkatkan kesejahteraan secara luas. Untuk informasi lebih lanjut kunjungi www.pegadaian.co.id.













