BREBES,GarudaXpose.com-Tower antena radio FM milik Pemkab Brebes di Kecamatan Paguyangan keropos. Selain rawan ambruk, banyak bagian rangka yang sudah mulai terjatuh akibat keropos.
Menager Top FM, Ahmad Syaehu ditemui di studio menjelaskan, tower ini dibangun pada 2012 lalu. Tower dari kerangka besi yang berfungsi sebagai antena radio ini memiliki ketinggian 50 meter. Sejak dibangun 14 tahun silam, belum pernah dilakukan perbaikan konstruksi dan hanya dilakukan pengecatan ulang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sejak dibangun 2012 lalu belum pernah diperbaiki, hanya cat ulang,” ujar Syaehu, Senin (2/2).
Bayu, sapaan dia meneruskan, kerangka ini sudah mengalami keropos di bagian kerangka besi. Dia khawatir tower ini tidak kuat lagi menahan angin saat hujan deras.
“Terus terang saat hujan deras campur angin, kami semua takut. Khawatir roboh seperti tower BTS di Desa Winduaji beberapa tahun lalu,” kata Bayu.
Kekhawatiran karyawan Top FM ini bukan tanpa alasan. Setiap kali turun hujan deras atau angin kencang, ada saja bagian kerangka yang terjatuh mengenai genteng.
“Sudah sering ada yang terjatuh saat ada angin, hujan. Biasanya kerangka besi jatuh menimpa genteng studio,” ungkapnya.
Menager Top FM ini berharap, Pemkab Brebes mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki tower dengan yang lebih kuat.
Terpisah, Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Kominfotik) Brebes, Warsito Eko Putro berjanji akan mengusahakan pengajuan anggara antena.
“Memang sudah banyak masukan soal keluhan dari Top FM. Nanti kita pikirkan untuk perbaikannya,” tegas Warsito Eko Putro.
(Agus)










